Blog Inzi

Halo Sobat NutriTEEN 🙂
Anemi atau kurang darah merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak-anaka dan remaja, khususnya remaja putri. Biasanya hal ini dikarekan kurangnya asupan makanan yang mengandung zat besi dan vitamin C, diet vegan (hanya memakan sayur-sayuran tanpa daging), pembatasan asupan berkalori dan pendarahan hebat pada saat menstruasi.

Apa sih yang terjadi bila Anemia terjadi pada remaja?
Remaja yang anemia cenderung berisiko mengalami perlambatan pertumbuhan dan perkembangan, seperti pertumbuhan tinggi badan dan perkembangan otak. Selain itu remaja anemia sering mengalami pusing yang dapat menurunkan performa dalam beraktifitas, menurunkan imunitas tubuh dan mudah keracunan.

Remaja putri yang hamil pada usia muda akan mengalami kekurangan zat besi pada trimester (3 bulan) awal kehamilan yang akan meningkatkan risiko melahirkan bayi prematur (kurang dari 9 bulan) atau bayi berat lahir rendah dibawah 2500 gram.

Bagaimana cara mengetahui remaja anemia?
Salah satu cara mengetahui gejala anemia pada remaja yaitu dengan melihat kadar hemoglobinyang lebih rendahdengan nilai normalnya, yaitu 12 g/dL.Pengecekan kadar hemoglobin sebaiknya dilakukan oleh semua orang, terutama bagi remaja putriuntuk mengurangi risiko terkena anemia.

Lalu apa yang bisa remaja lakukan?
Anemia pada remaja dapat dicegah dengan membiasakan diri mengkonsumsi makanan tinggi zat besi, seperti daging merah, ikan salmon, sayur bayam dan kacang-kacangan, serta mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, kiwi, belimbing dan lemon. Vitamin C pada makanan akan membantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.

Apabila remaja telah mengalami anemia, dapat ditanggulangi dengan mengkonsumsi makanan-makanan diatas yang ditambah dengan mengkonsumsi suplemen penambah darah (seplemen zat besi). Ketika mengkonsumsi suplemen penambaha darah, remaja anemia perlu membatasi makanan/minuman yang menghambat penyerapan zat besi yaitu makanan yang mengandung serat tinggi, susu, kopi, dan teh.

Jadi, mulai saat ini biasakan konsumsi makanan tinggi zat besi dan vitamin C serta pantau terus kadar hemoglobin kamu agar selalu dalam batas normal 🙂

Sumber : Brown, 2011. Nutrition through to the life cycle 5stEd

NutriTEEN

Penandatanganan Memorandum tim pelaksanan NutriTEEN dengan para fasilitator terpilih pada tanggal 9 Juni 2017 bertempat di gedung RIK, Universitas Indonesia. Fasilitator yang terpilih mendampingi kegiatan "NutriTEEN Academy" ini berjumlah 10 orang yang berasal dari mahasiswa gizi Universitas Indonesia dan Poltekes Kemenkes Jakarta.

Gallery Photo

NutriTEEN

Penandatanganan Memorandum NutriTEEN Project antara Pak Andi Prasetyo (Head of Japfa Foundation) dan Putri Mei (Ketua Pelaksana NutriTEEN Project) yang dihadiri oleh perwakilan KIB (Konsorsium Indonesia Bergizi)

Read More

NutriTEEN

MARIA HARFANTI “DUTA GIZI JAPFA FOUNDATION” Anak dan Remaja Putri

Pemberian MPASI yang Benar sebagai penunjang kesehatan anak Oleh : Dian Nur Laili Mayang dan Reratri Andadari

Hai

Anak dan Remaja Putri